Kenali
Enam bentuk kekerasan di perguruan tinggi
Kekerasan dapat terjadi secara langsung maupun melalui media elektronik dan nonelektronik, sering kali berkaitan dengan ketimpangan relasi kuasa. Jika Anda mengalami atau melihat hal serupa, itu layak dilaporkan.
1
Kekerasan fisik
Perbuatan dengan kontak fisik yang dilakukan dengan atau tanpa menggunakan alat bantu.
Contoh
- Memukul, menendang, atau mendorong
- Menyakiti dengan benda
- Memaksa melakukan aktivitas fisik berlebihan
2
Kekerasan psikis
Perbuatan nonfisik yang bertujuan merendahkan, menghina, menakuti, atau membuat perasaan tidak nyaman.
Contoh
- Menghina atau merendahkan
- Mengancam dan mengintimidasi
- Mengucilkan atau mempermalukan di depan umum
3
Perundungan
Pola perilaku berupa kekerasan fisik dan/atau psikis yang dilakukan berulang, disertai ketimpangan relasi kuasa.
Contoh
- Ejekan atau olok-olok terus-menerus
- Dikucilkan dari kelompok
- Perundungan lewat media sosial atau grup chat
4
Kekerasan seksual
Perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh atau fungsi reproduksi seseorang karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender.
Contoh
- Komentar atau candaan bernuansa seksual yang tidak diinginkan
- Menyentuh tanpa persetujuan
- Mengirim konten seksual atau memaksa hubungan seksual
5
Diskriminasi dan intoleransi
Setiap pembedaan, pengecualian, pembatasan, atau pemilihan berdasarkan suku/etnis, agama, kepercayaan, ras, warna kulit, usia, status sosial ekonomi, kebangsaan, afiliasi, ideologi, jenis kelamin, dan/atau kemampuan intelektual, mental, sensorik, serta fisik.
Contoh
- Diperlakukan berbeda karena agama, suku, atau gender
- Dihalangi mengakses layanan karena disabilitas
- Pelabelan atau pelecehan berbasis identitas
6
Kebijakan yang mengandung kekerasan
Kebijakan yang berpotensi atau menimbulkan terjadinya kekerasan.
Contoh
- Aturan atau praktik yang membuka celah kekerasan
- Kebijakan yang membiarkan pelaku tanpa konsekuensi
Daftar contoh bersifat ilustrasi dan tidak membatasi. Penilaian akhir dilakukan oleh Satgas.